KONI Jember Gelar Musorkab 2025, “Jember Baru Jember Maju”

Jember, independentnew-post.com

KONI Jember Gelar kegiatan Musorkab KONI Tahun 2025, Jember Baru Jember Maju, kegiatan tersebut dihadiri oleh Bapak Sutikno Ketua KONI Jember, Nyoman Aribowo Anggota TP3D (Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah) Jember, serta para cabor – cabor yang ada di Jember, kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula BKPSDM Kaliwates. Jember. Senin (13/10/2025).

Saat diwawancarai disela sela kegiatan Musorkab KONI terkait dibawah kepemimpinan Gus Bupati yang menginginkan Jember harus masuk dalam 5 sampai 10 besar, Ketua KONI Terpilih Jember Bapak Erfan Priambodo mengatakan “Jadi memang kemaren ada WA dari Gus Bupati perihal bagaimana berproses dinamika Musorkab untuk bisa sesuai tahapan yang bagus, kita taat kepada beliau, kemudian Gus Bupati menyampaikan sudah mulai menata, sudah mulai bekerja, menyisir bagaimana cabor pada kepentingan Porprov 2027, dengan target minimal 10 besar, kalau bisa 5 besar, tetapi kita harus normatif pada hal – hal yang sifatnya suftansi, bagaimana olah raga bergerak, maka dari itu paska pelantikan tentunya kita harus bergerak bagaimana berkolaborasi dengan Cabor sudah 49, dan bila dimungkinkan Cabor Cabor kita tarik juga, dari Pemprov yang belum ada di Jember, sebagai tambahan peluang medali” Ujarnya.

“Karena kajian saya, kalau Cabor Cabor baru belum banyak kompetisi, maka itu sangat dinamis kalau bisa hadirkan di Jember, yang kedua bagaimana kita berintegrasi secara total dalam memetakan yang ada dalam pendataan Cabor, pernyataan tidak hanya semacam data base, tapi tentunya kita harus hadir bagaimana situasi kondisi cabornya, kita hadir dalam pengurus membuat kajian, sehingga apa yang menjadi keluhan bisa terakomodasi, dan tentunya kita dari banyak hal yang kurang ada support pasti kita minta petunjuk pada Gus Bupati, minta arahan pada beliaunya, hal hal yang di mungkinkan dalam pengembangan Cabor yang kita sisir pada target 2027” Ujar Bapak Erfan Priambodo lagi.

‘Kita berproses dalam normatifnya fungsi organisasi pengurus, itu kan 30 hari, maka kita tidak bisa keburu juga bagaimana kita berposisi melakukan penyikapan anggaran dan bagaimana kita membuat idialnya fungsi organisasi, kalau kita terjebak dinamika yang kontradiktif saya kira buat apa dipercepat kalau hasilnya kurang maksimal, kurang memberikan keterwakilan dari banyak hal tentang KONI, maka saya kira itu masih bisa mana yang jadi orientasi kepentingan dengan arahan TP3D untuk bisa bersinergi pada anggaran dan kita tidak menafikan bahwa fungsi organisasinya terisi secara baik dengan waktu yang ada”. Jelas Bapak Erfan Priambodo.

Kemudian dilain pihak, Nyoman Aribowo salah satu anggota Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Kabupaten Jember, saat di konfirmasi terkait target Gus Bupati Jember agar KONI bisa masuk 5 besar mengatakan “Gus Bupati ini memang kerja selalu punya target, beliau disalah satu kontek olahraga inginnya KONI nanti prestasinya ya harus menonjol, kalau Gus Bupati bilangnya kalau bisa target akhirnya minimal 5 besar, ini identik dengan Jember artinya kota maju, daerah maju, negara maju itukan juga pasti terwakili dengan olahraganya yang maju juga, Jember ini kota terbesar ke 3, harusnya minimal 5, jadi itu harapan dari Gus Bupati”.

Masih penjelasan Nyoman Aribowo “Kami dari TP3D mensupport kalau memang sudah calon tunggal ini disetujui oleh semua pihak di dalam lingkup KONI ya kerjasamanya yang baik, karena KONI ini butuh tidak hanya personal yang kuat, tapi butuh tim yang kuat untuk membangun olah raga di Jember, Gus Bupati siapapun yang jadi, beliau sangat mendukung, karena pertama KONI ini harus komunikasi dengan pemerintah daerah harus inten, yang kedua soal perencanaan yang nantinya realisasi harus mengikuti pola – pola di birokrasi, kalau KONI bisa mengikuti pola – pola administrasi di OPD ya otomatis akan lancar, komunikasi ini yang harus dibangun, dan menyesuaikan dengan pola itu, kemudian yang ketiga lebih bagus, lebih tertib, jadi peluang melakukan hal – hal yang tidak seharusnya itu ya kecil, karena kalau dipemerintahan ini penataan APBD, penggunaan dan lain – lain itu rijik aturannya”. Jelasnya.

(Pewarta : Fifi Kabiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *