Program Gus Bupati Jember : Insentif Guru Ngaji Terus Di Salurkan Di Seluruh Desa se-Kabupaten Jember

Jember, independentnew-post.com

Program Gus Bupati Jember terkait penyaluran insentif guru ngaji saat ini terus dilaksanakan penyalurannya di seluruh desa se-Kabupaten Jember, dengan besaran insentif sebesar Rp. 1.500.000,- per guru ngaji, dan melalui pemerintahan desa dan pendamping desa melakukan survey secara langsung untuk mengvalidkan data, sehingga data yang diperoleh benar – benar valid. Selasa (7/10/2025).

Sementara hasil wawancara dengan Widiarto Pendamping Desa Gunung Malang Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember saat di tanya terkait penyaluran Insentif Guru Ngaji mengatakan, “Ketika survey dilapangan memang benar – benar sesuai dengan minimal persyaratan 10 santri, proses pelaksanaannya saya survey langsung ketiap – tiap guru ngaji, tapi survey saat magrib sampai Isak, karena mengajarnya waktu itu, kemudian totalnya yang terdata di aplikasi ada 61 orang dan ada 2 orang yang tidak memenuhi syarat, jadi tinggal 59 orang”. Ujarnya.

Masih kata Pendamping Desa Gunung Malang, “Yang tidak memenuhi syarat tersebut kemaren sudah ada berita acara pengurangan dan cuma di aplikasi masih tercantum, jadi statusnya tetap tidak memenuhi syarat, kebetulan Alhamdulillah saat ini tidak ada yang sakit, dan hari ini ada info 1 orang masih ada diluar kota tidak bisa hadir hari ini, yang hadir totalnya 52 orang dan yang belum hadir 4 orang termasuk yang 1 keluar kota, semua sesuai dengan NIK, Buku Rekening, KTP”. Ujarnya lagi.

Dilain sisi, Bapak Jamal Kepala Desa Gunung Malang Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember saat diwawancarai disela – sela kegiatan penyaluran insentif guru ngaji mengatakan “Alhamdulillah, kegiatan penyaluran insentif guru ngaji ini mulai pagi sampai sekarang berjalan lancar, disini ada 5 dusun dan 12 RW, harapan saya dengan respon Bapak Bupati bisa memberikan honor atau insentif guru ngaji, mudah mudahan insya’Allah tahun depan ada penambahan, tapi itu melihat dari jumlah santrinya karena batasannya minimal 10 santri, itu dilakukan survey oleh Pendamping Desa di saat magrib, karena mengajarnya di saat magrib sampai Isak, harapan saya mudah – mudahan bisa bertambah untuk tahun depan”. Jelas Kades Gunung Malang.

Kemudian dilain tempat dan kegiatan yang sama, Bapak H. Ali Muclaz Kepala Desa Plerean, Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember, saat diwawancarai terkait kegiatan penyaluran insentif guru ngaji di desanya mengatakan, “Kami beserta Tim pelaksana kegiatan penyaluran insentif guru ngaji dengan total keseluruhan sebanyak 79 orang hari ini, sisa tinggal 3 orang yang mungkin masih ada kegiatan tidak bisa ditinggalkan sehingga pengambilannya bisa langsung ke Bank Jatim kalau hari ini tidak bisa hadir, totalnya keseluruhan aslinya 89 orang dan yang cair hari ini 79 orang jadi sisa 10 orang yang masih tahapan kedua, karena yang 10 ini susulan yang baru jadi guru ngaji, cuma terlambat menyodorkan persyaratannya”. Ujarnya.

“Untuk non muslim di Desa Plerean tidak ada, semuanya beragama Islam, dan untuk penyaluran insentif guru ngaji ini tidak bisa diwakilkan, harus yang bersangkutan yang hadir, memang ini aturan, untuk yang 10 orang bisa jadi ditahap ke dua mendapatkan, harapan kami guru ngaji yang ada di Desa Plerean yang 89 ini bagaimana caranya untuk mendapatkan semua terkait honor / insentif guru ngaji, dan itu non potongan, dan data ini sudah data yang valid”. Jelas Bapak H. Ali Muclaz Kades Plerean.

(Pewarta : Fifi Kabiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *