Dalam Rangka Peningkatan Kompetensi Penyuluh Pertanian, Balai Penyuluh Congkrong Gelar Pelatihan

Bondowoso, independentnew-post.com

Dalam upaya Peningkatan Kompetensi Penyuluh Pertanian di Wilayah Kabupaten Bondowoso, Balai penyuluhan Pertanian congkrong mengadakan kegiatan “Pelatihan Penyuluh Pertanian Dalam Rangka Peningkatan Kompetensi Penyuluh Pertanian”. Kegiatan Pelatihan ini dilaksanakan selama empat hari sejak tanggal 18 Juli 2022 s/d 21 juli 2022.

Kegiatan Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso bapak Hendri Widotono S.Pt., M.P. dan diikuti oleh 38 peserta pelatihan yang terdiri dari PNS 9 orang, P3K 15 orang, THLD 12 orang, dan POPT 2 orang.

Kegiatan Pelatihan Penyuluh Pertanian di Balai penyuluhan Pertanian congkrong

Dalam sambutannya Kadis Pertanian Bondowoso berpesan “Kita harus selalu mengupgrade diri, Kalo belum bisa kita harus  belajar. Semua bisa dipelajari tergantung dari kitanya mau belajar apa tidak” ujarnya.

Masih kata Kadis Pertanian, “Walaupun yang menjadi harapan kita belum terjadi, etos kerja tidak boleh turun. Intinya kita harus bekerja sebaik mungkin, dan bertanggung jawab terhadap apa yang kita kerjakan” tambahnya.

Adapun Dasar Pelaksanaan “Pelatihan Penyuluh Pertanian Dalam Rangka Peningkatan Kompetensi Penyuluh Pertanian” tersebut yakni Undang-Undang Nomor 16 tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan yang mengatur tentang sistem penyuluhan pertanian, perikanan, dan kehutanan secara holistik dan komprehensif dalam suatu pengaturan yang terpadu, serasi antara penyuluhan yang diselenggarakan oleh kelembagaan penyuluhan pemerintah, kelembagaan penyuluhan swasta, dan kelembagaan penyuluhan swadaya kepada pelaku utama dan pelaku usaha.

Kegiatan Pelatihan Penyuluh Pertanian di Balai penyuluhan Pertanian congkrong

Tujuan pelaksanaan Pelatihan Penyuluh Pertanian ini yaitu agar peserta pelatihan yang terdiri dari penyuluh pertanian tersebut lebih mengetahui dan memahami etos kerja penyuluh khususnya tupoksi kinerja penyuluh.

Metode pelatihan yang digunakan ialah pretest posttest, komunikatif dan interaktif, Rencana Tindak Lanjut (RTL) serta (OJT) On the Job Training, Kegiatan Pelatihan ini meggunakan sumber dana swadaya.

Dari hasil pantauan media, disebutkan bahwa pelaksanaan pelatihan penyuluh pertanian berjalan dengan lancar dan tertib serta tetap patuhi protokol kesehatan.

(Pewarta : Penk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.