
Jember, independentnew-post.com
Kekosongan / Krisis bahan bakar minyak yang disebabkan karena keterlambatan pasokan BBM pada SPBU di wilayah Jember membuat masyarakat pemilik kendaraan bermotor merasa kebingungan, akan tetapi dengan kesigapan pemerintah kabupaten Jember dalam melakukan koordinasi dengan Pertamina, kini stok BBM di SPBU wilayah Jember mulai berangsur-angsur normal.
Mayoritas SPBU di Jember terlihat mulai melayani pengendara roda empat dan dua tanpa harus antrean panjang seperti beberapa hari sebelumnya, dengan kondisi normalnya pasokan BBM di SPBU wilayah Jember tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember mencabut surat edaran tentang pembelajaran daring bagi SD dan SMP, dan pemberlakuan Work From Home (WFH) bagi seluruh ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.
Gus Fawait Bupati Jember mengatakan bahwa krisis BBM yang melanda Jember dalam beberapa hari sudah dapat teratasi dengan baik, sehingga kebijakan terkait pembelajaran melalui daring dan kerja WFH bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember di cabut. “Saat ini kondisi krisis BBM sudah kembali normal dan aman, maka kami kembali mengaktifkan proses pembelajaran secara offline, dan bagi pegawai yang sebelumnya diberlakukan WFH, kami kembalikan mulai hari senin” Ujarnya,
Dicabutnya Kebijakan terkait pembelajaran melalui daring bagi murid – murid sekolah dan kerja WFH bagi pegawai ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember disampaikan langsung oleh Gus Fawait Bupati Jember di Wisata Rembangan. Jum’at (1/8/2025).
“Alhamdulillah, dalam kurun waktu empat hari, kita lebih cepat dibanding di daerah lain yang butuh berminggu-minggu, kita bisa keluar dari krisis ini berkat kerja cepat semua elemen, kami berterimakasih Kepada Presiden Prabowo Subianto, Sejumlah Anggota DPR, Jajaran Kementerian, Pemprov Jatim, TNI/Polri, seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember, Pertamina, yang telah bersinergi untuk mengatasi krisis BBM di Kabupaten Jember dan untuk masyarakat Jember kami juga mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas doa dan informasi yang disampaikan kepada kami, tanpa panjenengan semua, kita tidak bisa keluar dari krisis BBM,” Jelas Gus Fawait.
Kemudian disisi lain, Bapak Hendra Saputra, Sales Brand Manager Pertamina Area Jember, mengatakan bahwa kondisi saat ini di seluruh SPBU di Jember sudah berangsur normal dan stok BBM akan tetap aman, “Per hari ini, kita telah mengirimkan stok untuk pasokan BBM, dan kita pastikan di 40 SPBU di wilayah Kabupaten Jember dapat melayani pembelian BBM dengan lancar” Jelas Bapak Hendra Saputra, Sales Brand Manager Pertamina Area Jember.
(Pewarta : Fifi Kabiro)
