Bandara Notohadinegoro Jember Menjadi Pintu Masuk Para Pengusaha & Wisatawan dari Jakarta

Jember, independentnew-post.com

Respon Positif Berbagai Lapisan Masyarakat Jember Sejak dioperasikannya kembali rute penerbangan langsung yang menghubungkan Bandara Notohadinegoro Jember dengan Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta.

Hal ini dinilai oleh lapisan masyarakat bahwa dioperasikannya bandara di Jember bukan sekadar moda transportasi, melainkan urat nadi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan efisiensi mobilitas warga Jawa Timur Khususnya Jember, Bahkan hal ini sangat memberikan keuntungan logistik, karena lokasi Halim yang berada tepat di jantung Jakarta Timur memudahkan penumpang menjangkau kawasan pusat bisnis, perkantoran pemerintah, dan pusat kesehatan dalam waktu singkat.

Nur Hidayah salah satu pengusaha asal Jember, menyamaikan bahwa rute ini bisa memangkas waktu perjalanan hingga dua jam, ​”Perbedaan ini paling dirasa setelah mendarat, dari halim ke area Sudirman atau Kuningan sangat dekat, sehingga bagi masyarakat yang utamanya pengusaha dengan kegiatan di Jakarta, akan terhindar dari kemacetan panjang di tol bandara” ungkapnya, Rabu (14/1/2026).

Dilain pihak bagi wisatawan yang berasal dari Jakarta kini bisa memiliki opsi yang lebih nyaman untuk mengunjungi destinasi unggulan seperti Pantai Papuma serta destinasi wisata lainnya.

​Para masyarakat yang akan menggunakan jasa transportasi penerbangan telah menyampaikan beberapa poin harapan kepada pihak maskapai dan pemerintah daerah Kabupaten Jember guna meningkatkan kualitas layanan, yakni ​berharap agar frekuensi penerbangan dapat ditambah, terutama pada hari kerja Senin-Jumat untuk mendukung mobilitas lainnya, masyarakat juga berharap skema harga tiket tetap terjaga agar dapat dijangkau oleh lebih banyak kalangan, seperti mahasiswa dan lainnya.

Saat ini ​Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya memastikan rute ini tetap berkelanjutan melalui berbagai skema kerja sama dan promosi daerah karena konektivitas udara ini diharapkan menjadi daya tarik bagi investor luar daerah untuk melirik potensi yang ada di Jember, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, hingga industri kreatif.

Diharapkan pula bahwa Bandara Notohadinegoro Jember bisa berfungsi sebagai pintu masuk utama melalui udara untuk wilayah ke Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, Jember, dan Lumajang oleh para pengusaha dan wisatawan dari jakarta.

(Pewarta : Lukman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *