
Jember, independentnew-post.com
PMI Cabang Jember menggelar Mushawarah Kerja Kabupaten Jember Tahun 2026, diaula Hotel Rembangan Kecamatan Arjasa Rabu (14/1/2026), dalam kegiatan ini PMI Jember menargetkan sertifikasi cara pembuatan obat yang baik atau CPOP sebagai program prioritas.
Kegiatan Muskercab ini sekaligus menjadi ajang evaluasi program PMI selama satu tahun terakhir, hasil evaluasi menjadi dasar perbaikan program agar pelayanan kemanusian PMI kedepan semakin optimal.
Dalam prosesnya PMI Jember mengajak seluruh pihak termasuk pemerintah, dinas terkait, media, perguruan tinggi dan swasta, pada tahun 2026 ini, PMI Jember menargetkan program sertifikasi CPOP termasuk program fraksionasi keplasmaan darah, program ini merupakan mandat dari PMI Pusat dan PMI Jawa Timur, untuk mutu pengolahan darah bagi kebutuhan medis kelanjutan.
Sementara menurut Bapak Zainollah Ketua PMI Cabang Jember mengatakan bahwa “Kegiatan Muskercab PMI Jember 2026 ini menitik beratkan program cara pembuatan obat yang baik atau CPOP dan juga termasuk fraksionasi keplasmaan darah, artinya kita memang diberikan misi atau tugas oleh PMI Pusat maupun PMI Jawa Timur, PMI Jember dipercaya untuk mensukseskan CPOP dan harus juga mendapatkan sertifikasi CPOP karena di Jawa Timur masih ada beberapa saja”. Ujarnya.
Kemudian dilain pihak, Pemerintah Kabupaten Jember menyatakan dukungan penuh karena PMI menjadi mitra strategis Pemkab dalam mendukung program UHC, Dalam hal ini telah disampaikan oleh Bupati Jember melalui Bapak Ratno C Sembodo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Jember.
Pada kesempatan ini PMI Jember juga kembali mengoperasikan Ambulan Jenasah Gratis yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Jember selama 24 jam.
(Pewarta : Lukman)
