
Jember, independentnew-post.com
Acara kegiatan rutin Pro Gus’e 100 Hari Kerja Kabupaten Jember yang biasanya dilakukan pada setiap Senin malam, yang dihadiri oleh semua OPD Kabupaten Jember, dan kali ini Acara Pro Gus’e digelar di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember. Selasa Malam (06/05/2025).
Bupati Jember Gus Fawait dalam sambutannya mengatakan “Mohon maaf seharusnya acaranya dilaksanakan kemaren malam, tapi karena ada udursapi sehingga baru bisa dilaksanakan pada malam hari ini dan waktunya dimulai agak malam karena kita aktifitas dari pagi jam 08 dan kami menerima pertama kali wadul Gus’e Offline, kalau kemaren wadul Gus’e Online, jadi kita uji coba Gus’e Offline menerima dari beberapa komunitas yang datang ke kami di pendopo untuk memberikan masukan masukan dan keluhan keluhan, dalam Minggu terakhir ini sudah ada beberapa hal yang sudah kita lakukan termasuk terkait masalah dunia usaha, kita kembali bisa mengaktifkan operasional dari PT. Semen Imasco Puger yang sudah satu Minggu beroperasi dan ini merupakan bagian dari bentuk komitmen Pemda untuk mendukung investasi di Kabupaten Jember, pembukaan ini tentu tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, kami sudah menjembatani berbagai lapisan masyarakat yang ada di wilayah Puger dan sekitarnya untuk bertemu untuk berdiskusi dan mengambil jalan tengah, masyarakat tidak boleh dirugikan dan investor tidak boleh dirugikan dan Alhamdulillah PT. Semen Imasco sudah berjalan sehingga kita bisa sampaikan bahwa Jember adalah kabupaten tujuan investasi yang sangat ramah dan terjamin keberlanjutannya.” Ujar Bupati Jember.
“Yang kedua kemaren kita melaksanakan secara bersama sama berkolaborasi dan banyak pihak terkait pelaksanaan PB Hari Buruh pada 01 Mei dan kita sudah melaksanakan bersama sama dan hadir dalam acara tersebut para pengusaha para buruh dan pemerintah daerah dan ini menunjukkan bahwa Jember sangat ramah dan potensi dalam sektor investasi, dan biasanya acara PB selalu ditandai dengan aksi aksi unjuk rasa dan lain sebagainya, Alhamdulillah ditahun ini dimulai dari Kabupaten Jember dilakukan dengan suka cita dengan penuh cinta, dan kekompakan antara para pengusaha para pekerja para buruh dan pemerintah daerah, mudah mudahan ke depan perayaan PB dilakukan lebih baik lagi lebih sempurna lagi dan merupakan tanda bahwa Jember ramah terhadap investasi, kemudian terkait masalah perbaikan jalan yang dikeluhkan oleh masyarakat, kami terus bergerak dan saya apresiasi kepala tim ULP Dinas PU Bina Marga bahwa mulai 24 April sampai 03 Mei sudah memperbaiki di 56 ruas jalan dengan total volume 5.415.000 meter persegi tentu ini belum seberapa dibandingkan dengan kerusakan yang ada di Kabupaten Jember akan tetapi tim terus bergerak dan saya sangat berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan masukan masukan bahkan informasi serta letak lokasi yang disalurkan melalui wadul Gus’e,” Kata Gus Wafait, Bupati Jember.
“Kemudian terkait Koperasi Merah Putih, saya mendapatkan laporan sudah tuntas dilaksanakan sosialisasi di 31 Kecamatan dan sudah terbentuk di 132 Desa/Kelurahan yang melaksanakan Musdesus, mudah mudahan Koperasi Merah Putih salah satu program nasional yang di support oleh pemerintah daerah Kabupaten Jember, mudah mudahan segera terbentuk dan menjadi salah satu solusi untuk penggerak ekonomi di pedesaan, mudah mudahan kedepan Koperasi Merah Putih bisa bersinergi dengan banyak pihak termasuk dengan Bulog terkait masalah penyerapan gabah dari para petani, kemudian kita juga melaksanakan ngopi bareng di BKPSDM dengan 1000 Guru PAI dan 300 Guru PAI sertifikasi, selain kesehatan, pendidikan salah satu prioritas kami dalam jangka panjang, mengurai kemiskinan, jalan yang paling efektif melalui jalur pendidikan. disamping itu banyak sekali sekolah sekolah yang rusak di Kabupaten Jember, dan bentuk komitmen kami dengan APBD yang kami punya, untuk perbaikan sekolah kita anggarkan lebih banyak dari tahun tahun sebelumnya, kemudian untuk verifikasi data tunggal sosial ekonomi nasional yang awalnya dibawah 30% sekarang sudah mencapai 77% karena kita ada pendampingan dari seluruh OPD, karena untuk kemiskinan dalam kurun waktu 10 tahun belum dapat terurai karena Jember memiliki angka kedua terbanyak di Jawa Timur, maka kita akan mengambil kebijakan yang tepat dan cepat dalam penanggulangan kemiskinan ditahun tahun berikutnya.” Kata Gus Fawait.
“Kita juga telah melakukan sesuatu di sektor pariwisata, yakni kita kebut pengaktifan bandara, yang dalam waktu dekat akan ada kunjungan dari maskapai yang akan ikut serta menghidupkan Bandara Jember, juga kami telah menyambut kunjungan agen parawisata dari 20 propinsi dan luar negeri, ini bagian dari pembukaan ikhtiar kami untuk meyakinkan mereka bahwa kabupaten Jember serius kedepannya dalam sektor pariwisata, karena Jember ada banyak potensi wisata, ada potensi pantai laut, potensi wisata pegunungan, potensi wisata kota, harapannya yakni membuka lapangan pekerjaan yang ujungnya pengentasan kemiskinan.” Ujarnya lagi.
“Program yang akan datang dan yang akan kami lakukan dalam seminggu ke depan, yang pertama melaksanakan program ASN Jember Pintar, Pembelajaran Interaktif dan Terpadu Aparatur yang akan menjadi lidernya yaitu adalah BKPSDM, harapan kami vilosufi otonomi daerah yang diperingati kemaren adalah pelayanan publik yang lebih baik sehingga ketika ASN diberikan pelatihan pelatihan, harapan kami ASN dan seluruh instrumen pemerintah Kabupaten Jember bisa memberikan pelayanan yang lebih baik, dibanding sebelumnya, yang kedua pelaksana ujian tahap 2 PPPK dengan Jember sebagai tuan rumah dengan peserta dari beberapa kabupaten, ada sekitar 9864 total peserta yang akan mengikuti test PPPK, mudah mudahan ujian ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan kawan kawan semua yang mengikuti ujian tahap 2 PPPK ini, Kemudian yang ke tiga, program pendataan administrasi kependudukan warga pindah atau meninggal, kita akan segera meng update data kependudukan yang mungkin selama ini masih ada celahnya yaitu terkait masalah data kependudukan khususnya kematian warga pindah yang selama ini belum terpantau dengan baik, tentu ini akan membuat lebih valid lagi program program yang akan diberikan kepada masyarakat, tidak ada lagi orang yang sudah meninggal tercantum dalam data penerima bantuan dari pemerintah kabupaten jember maupun pemerintah provinsi, termasuk pemerintah pusat, kemudian yang ke empat, upaya mengatasi banjir, selain infrastruktur yang kita butuhkan, kita perlu program yang lebih jauh lagi yaitu kita akan melaksanakan reboisasi lahan lahan kritis dan sumber air, yang kita awasi diwilayah kecamatan tanggul, sehingga untuk Bupati Ngantor Didesa dan kelurahan (Bunga Desaku) kita awali dari Kecamatan Tanggul.” Jelas Gus Wafait.
(Pewarta : Fifi Kabiro)
