Kejaksaan Negeri Pasuruan Tangkap Mantan Kades dan Ketua BPD

Pasuruan, independentnew-post.com

Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan berhasil menangkap mantan Kepala Desa Bulusari Yudono dan mantan Ketua BPD Bulusari Bambang Nuryanto, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Keduanya oknum tersangka tersebut ditangkap lantaran diduga melakukan tindak korupsi Tanah Kas Desa (TKD) Desa Bulusari Kecamatan Gempol senilai Rp 2,9 M.

Penangkapan kedua tersangka tersebut, dipimpin langsung oleh Denny Saputra Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Pasuruan pada hari Kamis yang lalu tanggal 17 Oktober 2019 sekitar pukul 05:00 WIB dikediamannya kedua tersangka.

“Saat dilakukan penangkapan dikediamannya kedua tersangka masing masing, dengan tanpa ada perlawanan, tersangka Yudono kami tangkap saat sedang tidur pulas.” ungkap Denny Saputra, Kasi Pidsus Kejari Pasuruan.

Sebelum adanya penangkapan terhadap kedua tersangka tersebut, dari pihak tim penyidik tindak pidana khusus sudah melakukan tiga kali panggilan pada keduanya. Akan tetapi kedua tersangka mengindahkan panggilan tersebut dengan alasan sakit dan dibuktikan dengan surat keterangan sakit yang dikeluarkan oleh RS Bhayangkara Porong. “Kemudian pada panggilan kedua dan ketiga, kedua tersangka juga mengindahkan tidak menghadiri panggilan dengan tanpa alasan yang jelas serta menghindar dari panggilan tersebut.” Ujar Denny Saputra.

Selama dalam buruan petugas, kedua tersangka tersebut menurut keterangan selalu berpindah pindah tempat, yakni pada malam hari pulang ke rumah dan saat habis shalat subuh kembali keluar rumah, dari hal tersebut pihak petugas kemudian melakukan strategi penangkapan kedua tersangka tersebut.

“Hal semacam itu memang sengaja dilakukan oleh kedua tersangka agar tidak terendus oleh petugas, akan tetapi dari tim pantau Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan selalu mendeteksi keberadaan keduanya siang dan malam, kemudian setelah hampir satu pekan pemantauan dan dipastikan bahwa keduanya berada di dalam rumah, saat itu juga langsung dilakukan penangkapan dan langsung digelandang ke kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan.” papar Kasi Pidsus

“Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan atas kedua tersangka, akhirnya Kejari Pasuruan menahan kedua tersangka untuk 20 hari kedepan dan penahanan terhadap keduanya terpaksa dilakukan karena keduanya sudah tidak kooperatif, dengan melarikan diri, kemudian keduanya juga berusaha menghilangkan alat bukti dan mempengaruhi para saksi.” Tegas Denny Saputra (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *