
Jember, independentnew-post.com
Pembukaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Jawa Timur ke-XXXI di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Sabtu (13/9/2025) malam, berlangsung meriah.
Puluhan ribu umat Islam, mulai dari peserta, dewan juri, pengisi acara, hingga tamu undangan dari berbagai daerah, tumpah ruah memenuhi stadion.
Pertunjukan spektakuler berupa atraksi drone dan tarian kolosal yang melibatkan 800 pelajar Jember dengan tema lokal—kopi, tembakau, dan kota santri—membuat suasana semakin megah.
Sekretaris Daerah Jawa Timur sekaligus Ketua Umum LPTQ Jatim, Adhy Karyono, mengapresiasi perhelatan akbar ini.
“Saya bisa menyatakan bahwa kelas pembukaan ini lebih dari MTQ nasional,” pujinya.
Menurut Adhy, Jember layak menjadi tuan rumah MTQ Nasional mendatang.
“MTQ bukan sekadar momentum perlombaan, ini merupakan wadah untuk mencintai Al-Qur’an. Termasuk untuk mencari potensi terbaik yang akan mewakili Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.
MTQ XXXI berlangsung pada 11–20 September dengan 1.348 peserta yang memperebutkan 228 gelar juara di delapan cabang perlombaan.
Penutupan dijadwalkan 19 September, sedangkan sehari setelahnya para peserta diberi kesempatan menikmati wisata dan kuliner khas Jember.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyebut ajang ini sebagai wujud kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Masyarakat Jember cinta salawat, cinta hafiz dan hafizah,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan komitmennya mendukung Presiden Prabowo dan Gubernur Khofifah dalam upaya menyejahterakan masyarakat, salah satunya melalui program 20 ribu beasiswa, termasuk bagi hafiz dan hafizah.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap MTQ di Jember mampu melahirkan qari dan qariah terbaik untuk mengharumkan Jawa Timur di kancah nasional.
“Kami yakin, Jawa Timur mampu bersaing dengan provinsi lain dan menjadi juara,” tandasnya.
(Pewarta : Fifi)
