SDN Antirogo 4 Terima 28 Murid Baru Kelas 1 & Laksanakan Sosialisasi MPLS Ramah 2025

Jember, independentnew-post.com

Penerimaan murid baru tahun 2025 ini telah dilakukan diseluruh Kabupaten Jember, termasuk di SDN Antirogo 4, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, ada 28 murid baru untuk kelas satu di SDN Antirogo 4, yang saat ini mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah 2025, Ramah adalah kegiatan pertama bagi murid baru yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk mengenalkan warga, kurikulum, dan lingkungan, kegiatan tersebut di jadwalkan selesai sampai dengan hari Jum’at mendatang, yakni selama 5 hari bagi kelas 1 murid baru, sedangkan bagi kelas 2 sampai dengan kelas 6 selama satu hari.

Sementara Kepala Sekolah SDN Antirogo 4, Ibu Heni Resmita Retno, S.Pd. saat di mintai keterangan terkait penerimaan murid baru kelas 1 dan kegiatan awal masuk menyampaikan, “Hari ini dimulainya masuk bagi murid baru kelas 1 dan murid kelas 2 sampai kelas 6, dan setelah awak tadi kegiatan upacara, saat ini telah dilaksanakan sosialisasi MPLS Ramah 2025, Mudah – Mudahan kedepannya diharapkan anak-anak ini dengan adanya sosialisasi MPLS Ramah 2025 ini pesertanya diberikan kemudahan, kelancaran, kesuksesan, jadi dalam hal apapun kegiatan di SDN Antirogo 4 ini, MPLS untuk kelas satu kegiatannya dalam waktu lima hari, mulai hari Senin sampai hari Jumat, sedangkan untuk kelas 2 sampai kelas 6 ini satu hari, tapi kalau waktunya kurang bisa dilanjutkan berikutnya, ini waktunya dipotong upacara, sedangkan untuk penerimaan murid itu hanya 28 murid tidak boleh lebih.” Jelas Kepala Sekolah SDN Antirogo 4. Senin (14/07/2025).

Video Kegiatan Murid Baru Kelas 1 di SDN Antirogo 4

Masih kata Ibu Heni Resmita Retno, S.Pd. Kepala Sekolah SDN Antirogo 4 “Saat ini kegiatan sosialisasi MPLS Ramah 2025, jadi gurunya saya minta sosialisasi, apa saja kegiatannya mulai pertama sampai hari Jumat untuk menyampaikan kepada wali murid baru, di SDN Antirogo 4 ini jumlah gurunya ada 10 guru, disini guru olah raga tidak punya / tidak ada gurunya. Kemudian untuk seragam bagi murid baru kami menyarankan untuk membeli sendiri. Harapan saya kedepan selaku kepala sekolah SDN Antirogo 4 mudah – mudahan anak – anak  ini bisa dibentuk karakter yang lebih baik kedepannya.” Ujarnya.

(Pewarta : Fifi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *