Gus Fawait Bupati Jember, Gelar Apel Aset, Pastikan Kendaraan Operasional Pemkab Jember Digunakan Untuk Pelayanan Masyarakat

Jember, independentnew-post.com

Gus Fawait Bupati Jember, telah menggelar Apel Tertib Aset Kendaraan Dinas Operasional dan Kendaraan Jabatan, di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Jember, kegiatan apel aset tersebut dilaksanakan di pelataran GOR PKPSO dan Gedung Serba Guna, Kaliwates, pada Rabu (05/03/2025).

Apel tertib aset tersebut, dihadiri oleh seluruh OPD di lingkungan Pemkab Jember, dan berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Jupriono Plt Kepala BPKAD Pemkab Jember, yakni terdapat sejumlah kendaraan yang diikutsertakan dalam apel aset tersebut, diantaranya kendaraan di OPD lingkungan Pemkab Jember sebanyak 3135 unit, terdiri dari Roda dua 2774 Unit, Roda tiga 62 Unit, Roda empat 859 Unit, sedangkan kendaraan yang dipakai untuk operasional pemerintah daerah sebanyak 2380 unit , Roda dua 1491 unit, Roda Tiga 62 Unit, Roda empat 827 Unit, kemudian kendaraan dinas yang dipinjam pakaikan kepada instansi lain, 815 Unit, terdiri dari Roda dua 783 Unit, Roda empat 32 unit.

Saat apel, dikecualikan 2 ambulans, dan tiga kendaraan yang kondisinya rusak. “Harapannya, kendaraan dapat digunakan untuk menopang kegiatan OPD, dan tidak ada yang dipergunakan untuk kepentingan lain,” kata Jupri dalam laporannya.

Bupati Jember Gus Fawait, menyatakan bahwa apel tertib aset kendaraan dinas operasional dan kendaraan jabatan roda 4, bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat terlayani dengan baik. “Untuk itu, kami menggelar apel besar untuk meninjau SDM-nya, selanjutnya memeriksa kendaraan operasionalnya,” ungkapnya.

Namun, Gus Fawait mengakui, bahwa ada sejumlah kendaraan yang masih belum bisa dihadirkan, sebab tengah dipakai untuk perjalanan dinas. “Nanti akan kami pastikan menggelar apel lagi. Pelat merah harus dipakai sesuai fungsinya,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga akan menggandeng akademisi untuk memastikan apakah kebijakan provinsi lebih efisien daripada daerah, karena Provinsi sudah melakukan sewa mobil, nanti kami hitung dengan cermat,” ujarnya.

Gus Fawait akan mengkaji, jika ada kendaraan operasional yang sudah tidak layak. “Akan kami jadikan temuan lalu dikaji. Apakah harus pengadaan baru atau menerapkan sistem sewa seperti yang dilakukan Provinsi Jawa Timur,” tegasnya.

(Pewarta : Fifi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *