Dengan Penambahan Unit-Unit Usaha Baru, Bumdesma Karya Gumitir Berpotensi Ekonomi Cukup Besar

Jember, independentnew-post.com

Bumdesma Karya Gumitir Kecamatan Silo Kabupaten Jember, merupakan badan usaha milik desa bersama yang dapat dikatakan sangat maju total, pasalnya  saat ini Bumdesma Karya Gumitir tersebut disamping sudah berjalan usaha simpan pinjamnya dengan anggota ribuan nasabah, juga telah ada unit-unit usaha baru yang memiliki potensi ekonomi cukup besar, sehingga tidak menutup kemungkinan dapat menampung lapangan pekerjaan dan pendapatan yang sangat besar, dua unit baru tersebut yakni usaha cafe dan pembiayaan leasing.

Seperti halnya yang telah disampaikan oleh Drs. Imam Syafi’i Direktur Bumdesma Karya Gumitir Kecamatan Silo, bahwa ada beberapa unit usaha baru di Bumdesma Karya Gumitir, yakni salah satunya cafe dan pembiayaan leasing.

Sementara disisi lain, Rina Yuniasti Bendahara Bumdesma Karya Gumitir Kecamatan Silo Kabupaten Jember saat diwawancarai mengatakan bahwa “Tatakelola Bumdes Karya Gumitir alhamdulillah sudah baik, karena setiap bulan diawasi oleh pendamping, jadi semua yang kita kelola, kita selalu dikoordinasikan dengan pendamping di tingkat kabupaten. Kalau terkait dengan pendapatan kita pertahun itu telah dibagi beberapa divisi, kemaren rekapan pertahun itu sekitar kurang lebih 800 juta rupiah untuk in comenya dari beberapa divisi unit, tapi divisi itu ada yang baru berjalan dua bulan, jadi mungkin tahun depan in comenya akan bertambah. Untuk kas sudah 6 M dan peruntukkannya yakni yang 4 M untuk simpan pinjam, kemudian yang 1 M bisa untuk penambahan cafe, pembiayaan leasing serta yang lainnya.” Jelasnya.

RINA YUNIASTI, Bendahara Bumdesma Karya Gumitir Kecamatan Silo

Dilain pihak, Bapak Homaidi Kepala Desa Garahan, menjelaskan bahwa “Bumdesma ini adalah salah satu badan usaha yang bertransformasi dari BKAD menjadi Bumdesma Karya Gumitir, Transformasi ini telah dilaksanakan sejak tahun 2022 yang lalu, Bumdesma ini alhamdulillah, selain melaksanakan kegiatan yang dilaksanakan pada era BKAD dan di era Transformasi ini menjadi Bumdesma ini sudah melakukan  banyak trobosan dengan menambah banyak kegiatan unit usaha salah satunya seperti cafe, dan alhamdulillah tidak hanya cafe, tapi juga unit kegiatan pembiayaan leasing.” Jelasnya.

Masih kata Bapak Kades Garahan, “Dana Bundesma ini awalnya memang dananya dari bantuan pemerintah pusat, waktu itu dialokasikan untuk BKAD yang ada di masing masing kecamatan, dan sekarang menurut Bapak Direktur Bumdesma Karya Gumitir, nilai keuangannya berkembang sudah mencapai 6 M, keuangan ini berkembang yang awalnya hanya 3 M sudah menjadi 6 M, jadi hasil pendapatan dari unit unit usaha ini sudah memberikan tambahan keuangan kepada Bumdesma Karya Gumitir ini. Tapi ini hanya namanya saja milik bersama, pada hakekatnya ini dikelolah oleh sebuah lembaga yang namanya BKAD (Badan Kerjasama Antar Desa) yang kemaren, dan sekarang menjadi Bumdesma, dan pengelolaan tetap dilaksanakan oleh Bumdesma.” Ujarnya.

BAPAK HOMAIDI, Kepala Desa Garahan

“Pembagian hasil, kita dapat sampai saat ini, itu merupakan hasil dari kegiatan yang dilakukan oleh Bumdesma , itu tidak langsung kepada pemerintah desa, tapi diberikan dalam bentuk bantuan sosial, jadi berapa keuntungan yang didapat oleh Bumdesma nanti kita sepakati yang diberikan dalam bentuk bantuan sosial itu berapa kepada masyarakat, utamanya bagi fakir miskin, jadi bukan kepala kepala desa, harapan kami mudah mudahan Bumdesma ini bisa berkembang lebih baik lagi sehingga bisa memberikan nmanfaat yang lebih banyak lagi kepada masyarakat.” imbuhnya.

(Pewarta : Fifi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *