Proyek Normalisasi Bahu sepanjang Jalan Jaksa Agung Suprapto Kelurahan Mojopanggung, Pekerjaannya Diduga Banyak Kejanggalan

Banyuwangi, independentnew-post.com

Proyek Normalisasi Bahu sepanjang Jalan Jaksa Agung Suprapto Kelurahan Mojopanggung Kecamatan Giri Kabupaten Banyuwangi yang di kerjakan oleh Salah Satu Rekanan CV di Banyuwangi ini menuai pertanyaan dan diduga ada beberapa kejanggalan, yakni diduga dan diindikasi tidak sesuai dengan Spek (Specification) rincian atau Rencana Anggaran Biaya (RAB) APBD.

Awak media saat melihat pekerjaan proyek di lokasi pekerjaan proyek Normalisasi Bahu Jalan dari (APBD) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sepanjang kurang lebih diameter 100 meter dengan lebar 1 meter ini dikerjakan oleh Rekanan/CV tersebut, menurut salah satu tukang saat dikonfirmasi terkait pekerjaannya, ternyata fakta di lapangan menyebutkan ada dugaan dan indikasi dibeberapa pekerjaan yang di lakukan oleh para pekerja tidak sesuai dengan Spec
atau RAB. Senin (07/09/2020).

Menurut Hariono salah satu tukang yang di percaya Rekanan/CV dalam pekerjaan proyek tersebut, mengatakan “Begini mas saya hanya tukang biasa yang bisa mengerjakan  pembangunan proyek paving ini mas, kalau mas ingin tahu kejelasannya mohon temui pelaksananya saja biar bisa menerangkan,” singkatnya.

Setelah awak media memantau hasil pekerjaan yang dilakukan oleh Rakanan/CV yang mengerjakan pekerjaan proyek tersebut, diduga banyak kejanggalan yang didapat, diantaranya, diindikasi yang digunakan landasan paving adalah koral bukan pasir halus yang di pakai untuk pemasangan paving block kurang dari 5 cm,  bahkan diduga pula pemasangan Kanstein kurang benar masih terlihat banyak yang salah dan  pemasangannya kurang rapi dari garis natnya masih amburadul, kemudian untuk paving blocknya belum jelas apakah paving K 300 atau K 225, maka di perlukan untuk cek di Leb biar kelihatan kejelasannya.

Paving block adalah perkerasan multifungsi yang dapat di gunakan untuk teras, trotoar, real estate dan masih banyak lagi. Paving block juga tersedia dalam berbagai warna, bentuk dan ukuran, sehingga bisa tertarik untuk menemukan opsi yang mampu melengkapi ruang lanskap tentunya.

Adapun para pekerja kesimpulannya dapat diindikasi hanya melakukan pekerjaannya sesuai keahlian tapi tidak mengetahui cara teknis bagaimana cara pemasangan paving block yang benar dan rapi tersebut masih belum terlihat jelas, justru diduga saling di buru target oleh pihak pemborong agar pekerjaan proyek ini cepat selesai.

Sedangkan pihak dari Pelaksana Rekanan/CV itu diindikasi pula kurang memperhatikan dan kurang cermat pada proyek yang sudah beraktifitas kurang lebih hampir 1 Minggu  atau 7 hari masa kerja.

Maka proyek Normalisasi Bahu Jalan yang dikerjakan oleh Rekanan/CV tersebut, maka PU Cipta Karya harus meninjau ulang pekerjaan pembangunan proyek tersebut dan Rekanan/CV agar dapat mempertanggung jawabkan terhadap pekerjaan pembangunan proyek Normalisasi Bahu Jalan yang dikerjakannya. (Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.