
Situbondo, independentnew-post.com
Kegiatan peduli rakyat miskin, oleh ISP (Inspirasi Situbondo Peduli) Situbondo, Jatim, berkomitmen dan peduli terhadap kepentingan masyarakat Situbondo, khususnya masyarakat Janda miskin (lansia).
Kepedulian tersebut telah diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial seperti pembagian sembako gratis kepada kaum dhuafa dan Janda Miskin serta Lansia, itu dilakukan di berbagai daerah wilayah Kabupaten Situbondo.

Ketua ISP Situbondo M Fadil mengatakan, Kegiatan Baksos (Bakti Sosial) ini merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat Miskin dalam membantu meringankan beban hidupnya dan pihaknya mengaku berkewajiban untuk membantu warga miskin di Situbondo, utamanya warga miskin yang Janda dan Lansia, “Kita berbagi dengan mereka (warga miskin) karena memang kewajiban untuk membantu kaum dhuafa, ” jelas M. Fadil, Senin (24/02/2020).

Menurut M. Fadil, pembagian sembako, yang dikemas dalam kegiatan Baksos ini berkat dukungan dari beberapa Donatur yang peduli, dan hal ini juga akan dilakukan terus menerus, bahkan M. Fadil berharap masyarakat miskin mendoakan pencapaian kegiatan tersebut bisa terus dilakukan.

Dalam Setiap kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh ISP dalam menyalurkan bantuan, ISP selalu menyediakan bantuan berupa paket beras, mie instan, kecap, gula, minyak goreng, dan uang tunai sebesar Rp. 25 ribu bagi masing-masing kaum dhuafa dan warga janda miskin (Lansia). “Dalam satu paket bantuan ini meliputi mie instan, gula, minyak goreng, kecap, gula , garam ,kecap dan di tambah uang tunai Rp 25 ribu.” Ujar M Fadil.

Lebih jauh Fadil menjelaskan, pembagian sembako kepada warga miskin atas dasar lantaran pihaknya rutin blusukan dan juga berdasarkan laporan masyarakat. Pihaknya berkeyakinan kegiatan ini akan membuat semangat baksos semakin meningkat, karena pemberian sembako ini tak ubahnya dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, “Kegiatan ini tidak ada unsur politik maupun kepentingan yang lain, Musni kegiatan sosial yang dilakukan ISP dengan anggaran dari para Donatur Donatur yang peduli terhadap kaum dhuafa dan janda miskin (Lansia).” tegasnya. (Rahman)
